Tanah untuk Jalur Pipa Kedung Keris Disewa Rp6.655 Per Meter

0
203

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Operator Migas Banyuurip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) melakukan sosialisasi pembayaran sewa lahan untuk Proyek Perlintasan Pipa Kedung Keris, Kamis (22/3/2018).

Pembayaran sewa lahan berlangsung di Gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gayam Kecamatan Gayam ini, diikuti 25 warga pemilik lahan Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.

Tim pertanahan EMCL, Sugi Santosa menjelaskan, pengembangan Proyek Kedung Keris memang membutuhkan lahan untuk ditanami pipa. Sehingga, kata dia, EMCL menyewa lahan warga Gayam untuk kebutuhan proyek itu.

“Sesuai perjanjian yang telah disetujui bersama, warga bersedia menyewakan lahannya kepada EMCL,” jelasnya.

Sewa lahan tersebut akan berlangsung selama dua tahun. Dengan sewa lahan Rp6.655 per meter dan dibayarkan hari ini.

“Rp10 juta diserahkan tunai, selebihnya dimasukan ke rekening warga,” imbuh pria asal Nganjuk Jawa Timur ini.

Sugi Santosa memastikan, lahan milik warga yang telah selesai disewa EMCL untuk proyek jalur pipa Kedung Keris ini akan dikembalikan seperti semula.

“Setelah selesai disewa, tanah akan dikembalikan kepada pemilik lahan seperti semula,” imbuhnya.

Kepala Desa (Kades) Gayam, Winto meminta kepada para pemilik lahan membaca dan mempelajari isi dari perjanjian sewa lahan. Ini supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari.

Untuk diketahui, minyak bumi dari Kedung Keris di Desa Sukiharjo Kecamatan Kalitidu akan dialirkan melalui pipa sepanjang 16 KM ke Fasilitas Pusat Produksi (Central Production Facility/CPF) di wilayah Kecamatan Gayam.

Pengeboran sumur Kedung Keris dilakukan di daratan hingga kedalaman 7.032 kaki atau 2.143 meter. Sumur ini bersinggungan dengan lapisan minyak setebal 561 kaki atau 171 meter di zona karbonat sasaran. Lapangan Kedung Keris memiliki cadangan yang dapat diproduksi sekitar 20 juta barel. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here