Polres Bojonegoro Ungkap 12 Kasus Dengan 20 Tersangka

0
312

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro membeberkan hasil pengungkapan kasus pada bulan ini. Ini disampaikan kepada awak media dalam press release di halaman polres setempat, Rabu (21/3/2018).

“Ada dua belas kasus dengan 20 tersangka selama Maret ini,” bebernya.

Kapolres menjelaskan, dua belas kasus itu terbagi dalam tujuh kasus. Yakni, dua kasus perjudian dengan lima tersangka di TKP Desa Tanggungan Kecamatan Ngraho dan Desa Nguken Kecamatan Padangan. Para pelaku disangka melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Tiga Kasus Penipuan dan Penggelapan dengan enam tersangka di TKP Jalan Rajekwesi Kelurahan Jetak Kecamatan Bojonegoro Kota, Jalan MT Haryono Kecamatan Bojonegoro Kota dan Desa Bulaklo Kecamatan Bale. Para pelaku disangka melanggar pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Dua kasus pencurian dengan tiga tersangka di TKP Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander dan Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras. Para pelaku disangka melanggar pasal 365 KUHP dan pasal 362 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Satu kasus tambang pasir tanpa ijin dengan satu tersangka di TKP Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman. Pelaku disangka melanggar pasal 158 Undang-undang Nomor 4 tahun 2009, tentang Minerba, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Satu kasus Pelanggaran UU Perbakan dengan satu tersangka di TKP Desa Padangmentoyo Kecamatan Temayang, dengan tersangka sebanyak satu orang. Pelaku disangka melanggar pasal 48 ayat 1 Undang-undang Nomor 10 tahun 1998, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan, dengan ancaman pidana penjara mimimal 2 tahun dan maksimal 10 tahun.

Satu kasus Perusakan Hutan dengan dua tersangka di TKP hutan RPH Ngunut Petak 25 Kecamatan Dander. Para pelaku disangka melanggar pasal 82 dan atau 83 Undang-undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Dua kasus Narkotika dengan dua tersangka di TKP di Jalan KS Tubun Kecamatan Bojonegoro Kota dan Desa Ngampel Kecamatan Kapas, dengan dua orang tersangka. Para pelaku disangka melanggar Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) a, Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 8 miliar.

“Sambil menunggu proses hukum selanjutnya, penahanan seluruh tersangka saat ini dititipkan di Lapas Kelas IIA Bojonegoro,” jelas Kapolres. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here