Pemdes Bandungrejo Bantah Tudingan Kuasai Naker JTB

0
223
Foto: Area Proyek Gas JTB di Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro mengklarifikasi kabar rekrutmen dua belas sekuriti proyek gas Jambaran Tiung Biru (JTB) yang menyebut dikuasai desa setempat.

Menurut penuturan Kepala Dusun Bandung Desa Bandungrejo, Wanuri, rekrutmen sekuriti oleh Operator Lapangan Gas Unitisasi JTB, PT. Pertamina EP Cepu (PEPC) benar adanya. Hanya saja, kata dia, dari jumlah rekrutmen itu tidak semuanya dikuasai warga Bandungrejo.

“Dari Bandungrejo hanya enam orang saja. Lainnya dibagi ke desa lain, seperti Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo (1 orang) Desa Stren (1 orang), Desa Mediyunan (2 orang) dan Desa Butoh Kecamatan Ngasem (2 orang),” ujarnya kepada kilasbojonegoro.com, Kamis (8/3/2018).

Kata Wanuri, rekrutmen dua belas sekuriti Proyek JTB ini telah dimusyawarahkan bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ngasem dan PEPC.

“Jadi, jangan menuding seolah dikuasai Bandungrejo,” ungkapnya.

Wanuri sendiri mengaku, selama ini tidak pernah mempermasalahkan adanya rekrutmen 23 sekuriti dari luar desa terdampak Proyek JTB.

Oleh karenanya, Wanuri berharap, ke depan desa terdampak pengembangan proyek gas unitisasi JTB diprioritaskan dalam segala hal. Baik naker maupun pekerjaan lainnya. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here