Malu Melahirkan, Ibu Kandung Buang Bayinya di Pinggir Sungai

0
925

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Warga Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di pinggir sungai Desa Sengon Kecamatan Ngambon, Rabu (28/3/2018) sekira pukul 05.30 WIB.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Ngambon, AKP Supriyono, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Wakini (59) dan Wainem (50), warga Desa Karangmangu RT 004 RW 001 Kecamatan Ngambon saat sedang di pinggir sungai.

“Saat itu, mereka mendengar suara tangisan sesosok bayi,” terangnya.

Mendengar tangisan bayi itu, mereka kemudian mencarinya dan mendekati sebuah kardus yang berada di pinggir sungai.

“Saat dibuka, ternyata kardus itu berisi bayi hidup,” lanjutnya menerangkan.

Karena terkejut, Wakini dan Wainem segera memberitahu warga lainnya untuk membantu menyelamatkan sesosok bayi tersebut. Peristiwa ini kemudian dilaporkan perangkat desa setempat untuk diteruskan ke polsek setempat.

Bayi tanpa identitas tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Ngambon untuk mendapatkan perawatan medis.

“Belum diketahui siapa orang tua bayi itu. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek.

Setelah diselidiki, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku pembuang bayi itu, petang tadi. Dia adalah LA (30), warga setempat yang juga ibu kandung korban.

Pengungkapan ini diperkuat dengan bukti pemeriksaan medis puskesmas setempat. Bahwa, terdapat tanda baru melahirkan.

Dihadapan petugas, LA mengakui bahwa bayi itu merupakan hasil hubungan sah dengan suaminya. Dia mengaku tega membuang bayi yang dilahirkan dari rahimnya dengan alasan takut dan malu dengan tetangganya. Sementara, sudah sembilan bulan ini suaminya bekerja di Malaysia.

“Pelaku malu melahirkan anak karena suaminya saat ini bekerja di Malaysia,” jelas Kapolsek Ngambon.

Kini, LA masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di mapolsek setempat. Atas perbuatannya, pelaku disangka Pasal 308 KUHP dan atau Pasal 305 dengan ancaman pidana penjara lima tahun enam bulan. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here