EMCL Serahterimakan Program Air Bersih di Gayam

0
80

 

Foto: Serah terima program air bersih ditandai dengan pemutaran kran air oleh EMCL, Muspika Gayam, Pemdes Gayam, dan Pengurus HIPPAM Gayam

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) hari ini melakukan serah terima program penyediaan fasilitas air bersih berbasis pengelolaan masyarakat di Dusun Sumurpandan Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, Selasa (13/3/2018).

“Ini adalah bagian dari tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” papar Perwakilan EMCL, Beta Wicaksono ditemui di sela serah terima program.

Beta menambahkan, program tersebut sudah dilaksanakan EMCL sejak tahun 2008 lalu hingga sekarang. Setidaknya, kata Beta, sudah sekitar 661 penerima manfaat dari program tersebut.

“Itu untuk di Desa Gayam Kecamatan Gayam saja,” imbuhnya.

Hingga tahun 2018 ini, lanjutnya, EMCL sudah membangun tandon air bersih di 28 desa di wilayah Kabupaten Blora, Bojonegoro dan Tuban.

“Tandon air bersih itu mampu melayani lebih dari 25.000 warga di wilayah itu,” jelas Beta Wicaksono.

Di tempat yang sama, Bendahara HIPPAM Sumur Agung Gayam, Jamal menyatakan, di Desa Gayam ada tiga tandon masing-masing berkapasitas 18 kubik. Tandon tersebut mampu memberikan akses air bersih kurang lebih untuk 800 sambungan rumah.

“Tiga tandon ini ada di Dukuhan Sumur Pandan, Dusun Sumur Pandan, dan Dusun Kaliglonggong,” tandasnya.

HIPPAM Sumur Agung selama ini bekerja dengan melibatkan masyarakat sekitar termasuk penerima manfaat. Mulai dari perawatan tandon beserta towernya, penggantian alat atau pipa yang rusak, dan membantu bagian administrasi.

“Ada 3 unit HIPPAM yang anggotanya merupakan warga sekitar semua,” tukasnya.

Menurutnya, dengan adanya HIPPAM ini, selain masyarakat mendapatkan kemudahan mendapatkan akses air bersih, juga keringanan biaya dibandingkan jika memasang dari PDAM.

“Kalau dari PADM, biaya pemasangannya saja Rp1.300.000 belum beban bulanan yang mencapai Rp50.000 lebih,” tandasnya.

Biaya yang dikenakan oleh HIPPAM sendiri digunakan untuk operasional sehari-hari, biaya perawatan, listrik, dan upah pegawai. Sehingga, masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya HIPPAM, terlebih sebentar lagi akan dibentuk BUMDes.

“Akan sangat diuntungkan sekali jika ada BUMDes, kami bisa lebih maksimal dalam bekerja,” pungkasnya.

Camat Gayam Akhmad Yusuf yang hadir dalam serah terima acara itu mengucapkan terima kasih kepada pihak EMCL atas komitmennya menyalurkan program kemasyarakat kepada masyarakat di sekitar operasi.

“Ini patut kita apresiasi dan dukung bersama,” ungkapnya.

Mantan Camat Sekar Bojonegoro ini berharap, program dari EMCL ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Gayam.

Hadir dalam serah terima acara, Perwakilan EMCL, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gayam, Kepala Puskesmas Gayam, Pengurus Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) desa Gayam, tokoh masyarakat dan tokoh agama dari Gayam.

Pembangunan tandon air bersih ini difasilitasi mitra EMCL, LSM spektra. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here