Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro Terima Bantuan Tenda

0
79

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Operator Migas Banyu Urip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyerahkan bantuan tenda kepada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/4/2018). Enam tenda limas itu akan digunakan untuk pengembangan galeri UMKM di Jalan Patimura Bojonegoro.

“Kerjasama yang berkelanjutan ini sangat bermanfaat bagi pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di Bojonegoro,” ucap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina saat menerima bantuan tersebut.

Elza mengatakan, kebermanfaatan bantuan ini bisa dirasakan dari bantuan yang telah diberikan EMCL pada tahun lalu. Seperti diketahui, tahun lalu EMCL memberikan bantuan yang sama kepada Galeri UMKM.

“Enam tenda bantuan EMCL yg telah diberikan pada tahun lalu juga telah dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang ketika berpameran di beberapa tempat,” imbuh Elza.

Elza menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada EMCL. Menurutnya, pengembangan usaha kecil tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan semua pihak. Dukungan perusahaan besar kepada perusahaan kecil bisa diwujudkan dalam kolaborasi usaha.

“Semoga kerjasama ini akan terus memicu dan memacu para pengusaha kecil agar terus bersemangat, berinovasi, dan pantang menyerah, sehingga mampu bersaing dan terus meluaskan pasar,” tutur perempuan yang sangat perhatian terhadap dunia pengusaha kecil ini.

Sementara itu, perwakilan EMCL Feni Kurnia Indiharti mengatakan bahwa bantuan ini bagian dari komitmen EMCL dalam mendukung Pemerintah terhadap pengembangan ekonomi masyarakat. Kata dia, bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Galeri UMKM yang merupakan sentra pengembangan UMKM.

“Kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan semua pihak agar bantuan tepat guna dan tepat sasaran,” katanya.

Feni menjelaskan, komitmen EMCL dalam mengembangkan ekonomi masyarakat diwujudkan dalam berbagai program yang bersinergi dengan Pemerintah setempat. Mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga pendampingan usaha dan pemasarannya, bantuan alat usaha, studi banding dengan usaha lain yang sudah maju, membuka akses kerjasama dengan pemasok dan pasar, serta bersinergi dalam pengembangan produk.

“Tentunya yang paling penting adalah semangat dari pelaku usahanya itu sendiri, kami bersama Pemerintah hanya memberi stimulan agar usahanya berkembang dan maju,” pungkasnya. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here