Berikut Prosentase Rekrutmen Naker Proyek JTB

0
1778
Foto: Area Proyek Gas JTB di Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro

Reporter: Muhamad Fatoni

kilasbojonegoro.com – Penyerapan tenaga kerja (naker) lokal Proyek Gas Unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB) akan memprioritaskan 19 desa di lima Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Ke-19 desa itu adalah Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem; Mojodelik, Gayam, Brabuhan, Bonorejo, Katur, Sudu dan Ringintunggal Kecamatan Gayam; Pelem, Kaliombo, Purwosari, Punggur, Tinumpuk, Pojok, Sedahkidul, Tlatah dan Ngrejeng Kecamatan Purwosari; Dolokgede Kecamatan Tambakrejo dan Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu.

Site Manager PT Rekayasa Industri (Rekind), Zainal Abidin menjelaskan, rekrutmen tenaga kerja lokal tersebut berdasarkan area terdampak Proyek Gas Unitisasi JTB.

Terkait prosentase naker untuk tiap desa, lanjut Zainal Arifin, tidak sama. Sebab, prosentase itu ditentukan oleh sejumlah faktor. Di antaranya, proporsi aktivitas pekerjaan, aktivitas akses jalan, beban karena aktivitas pekerjaan dan proporsi dampak lingkungan.

Dari faktor pembobotan itu, prosentase rekrutmen naker lokal paling besar ada di Bandungrejo Kecamatan Ngasem. Yakni sekitar 47 persen.

Wilayah Kecamatan Gayam 33 persen (Mojodelik 14%, Bonorejo 5%, Gayam 4%, Katur 3%, Sudu 3%, Brabuhan 2%, dan Ringintunggal 2%).

Kecamatan Purwosari (Pelem 3%, Kaliombo 3%, Purwosari 1%, Punggur 1%, Tinumpuk 1%, Pojok 1%, Sedahkidul 1%, Tlatah 1%, dan Ngrejeng 1%).

Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo 5% dan Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu 2%.

Zainal menandaskan, rekrutmen naker lokal unskill baik dari mainkon maupun subkon akan dikoodinasikan langsung melalui kepala desa terkait.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Agus Supriyanto menyatakan siap memfasilitasi Rekind untuk berkoordinasi dengan kepala desa tersebut. (red/oni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here